loading...
Deloiz.com - Surat Al-Ikhlas Al-Falaq dan An-Naas adalah tiga surat terakhir dari Al-Qur'an kitab suci umat Islam. Ketiga surat ini dipercaya memiliki banyak manfaat bagi mereka yang suka membacanya terlebih mengamalkan isi terkandung didalamnya. Ketiga surat ini tergolongkan sebagai surat Makiyyah karena diturunkan di Makkah.

Lihat juga: Kumpulan doa sehari-hari

Surat Al-Ikhlas terdiri dari empat ayat, Al-Falaq lima ayat, dan An-Naas 6 ayat. Al-Ikhlas memiliki arti memurnikan keesaan Allah, Al-Falaq artinya waktu shubuh, dan An-Nass memiliki arti manusia. Diterangkan oleh Aisyah, bahwa Nabi Muhammad SAW: Setiap malam ketika hendak tidur, Beliau membaca Al-Ikhlas Al-Falaq dan An-Naas. Berikut adalah bacaan beserta artinya dari ketiga surat tersebut:

Surat Al-Ikhlas
Surat Al-Ikhlas
Surat Al-Ikhlas
Bacaan dan Artinya

1. Qul huwa Allaahu ahad
    (Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa)

2. Allaahush shamad
    (Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu)

3. Lam yalid walam yuulad
    (Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan)
 
4. Walam yakul lahuu kufuwan ahad
    (Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia)

Surat Al-Falaq
Surat Al-Ikhlas
Surat Al-Falaq
Bacaan dan Artinya

1. Qul a'uudzu birabbil falaq
    (Katakanlah: "Aku berlindung kepada TuhanYang Menguasai subuh")

2. Min syarri maa khalaq
    (Dari kejahatan makhluk-Nya)

3. Wamin syarri ghaasiqin idzaa waqab
    (Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita)
 
4. Wamin syarrinnaffaatsaati fil'uqad
    (Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul)
 
5. Wamin syarri haasidin idzaa hasad
    (Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki)

Surat An-Naas
Surat Al-Ikhlas
Surat An-Naas
Bacaan dan Artinya

1. Qul A'udu bi rabbinnaas
   (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan 'yang memelihara dan menguasai' manusia)

2. Malikinnaas
    (Raja manusia)

3. Ilaahinnaas
    (Sembahan manusia)

4. Min syarril was waasil khannaas
    (Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi)
 
5. Alladzii yuwaswisu fii shuduurinnaas
    (yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia) 

6. Minal jinnati wannaas
    (Dari (golongan) jin dan manusia)

Loading...

Post a Comment Blogger

Loading...
 
Top