Deloiz.com - Shalat Tahajud merupakan shalat sunat yang dilaksanakan pada waktu malam. Lebih baik kalau dikerjakan sesudah larut malam, dan sesudah tidur. Untuk bilangan rakaatnya tidak dibatasi.

Dalam sebuah hadis disebutkan yang artinya: Dari Abu Hurairah, "Tatkala Nabi Saw. ditanya orang, 'Apakah shalt yang lebih utama selain dari shalat fardu yang lima?' Jawab beliau, Shalat pada waktu tengah malam'." (Riwayat Muslim dan lainnya).
Doa Sesudah Shalat Tahajud
Doa Sesudah Shalat Tahajud
Berikut ini adalah doa yang biasa dipanjatkan sesudah shalat Tahajud:

Doa Sesudah Shalat Tahajud

اَللهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ

وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُالسَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ

وَلَكَ الْحَمْدُاَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ

 وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ

حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ

 عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ

 اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ

وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ

وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ

 اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ

 وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Bacaan: Allaahumma lakalhamdu anta qayyimus samaa waati wal ardhi waman fiihin. Wa lakalhamdu malikussamaa waati wal ardhi waman fiihin. Wa lakal hamdu anta nuurussamaawaati wal ardhi waman fiihin. Wa lakal hamdu antal haqqu wa wa'dukal haqqu waliqaa'uka haq, wa qauluka haq, wal jannatu haq, wannaaru haq, wannabiyyuuna haq, wa muhammadun shallallaahu 'alaihi wasallama haq, wassaa'atu haq. Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa 'alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfirlii maa qaddamtu, wa maa akh-khartu, wa maa asrartu, wa maa a'lantu, wa maa anta a'lamu bihiminnii. Antal muqaddimu wa-antal muakh-khiru laa ilaaha illaa anta walaa haula walaa quwwata illaa billaah.

Artinya: “Wahai Allah! Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah Yang Hak (benar),janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad saw itu benar, dan hari kiamat itu benar(ada). Wahai Allah! Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Loading...
loading...

Post a Comment Blogger

 
Top